Tampilkan postingan dengan label Runaway. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Runaway. Tampilkan semua postingan

Runaway : Pantai Paloh, Kubu Kalimantan Barat

Berawal dari pertemanan di kampus yang mulia dan berlanjut dengan jalan-jalan bersama. Aku dan teman-teman bertekad memanfaatkan masa liburan untuk berkunjung ke daerah asal kami masing-masing. Kali ini aku berkunjung ke desa Jangkang, Kubu kabupaten Kubu Raya. Perjalanan ini menghabiskan waktu sekitar 3 jam dari kota Pontianak. Pertama, aku dan teman-teman menuju ke Rasau tempat kapal motor bersandar hehe. Kalau menggunakan  motor air membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Bayangkan 3 jam di kapal mana tahan (karena aku pernah menggunakan motor air, di situ aku bosan sekali mungkin karena hujan jadi tidak leluasa melihat pemandangan sungai nan indah). So, kami memutuskan menempuh jalur darat menggunakan motor. Jalur darat lebih singkat ya sekitar 2 jam tetapi melewati jalan proyek kelapa sawit, hutan, jalan setapak yang sepi, tentu saja perkampungan-perkampungan yang permai. FYI kalau musim hujan jangan lewat jalur darat gengs lebih baik pake motor air biar bisa bobok cantik tanpa khawatir terpeleset di jalan licin dan berlubang.
Pose di Kapal penyeberangan 


Menempuh jalur darat tidak melulu melewati jalanan perkampungan dan hutan tetapi beberapa kali harus menyeberangi sungai untuk menuju satu perkampungan ke perkampungan lain. Saat itu sekali menyeberang ongkosnya sekitar 5k beserta motor yang kita kendarai. Sembari menyeberang hendaknya mengambil gambar ala-ala my trip my adventure gitu.
Jangan diabaikan wanita yang tersenyum itu, sungguh manis kamu dik



Far North Movement : Visit Kuching, Malaysia

Membahas mengenai destinasi wisata memang tak ada habisnya, baik luar negeri maupun dalam negeri. salah satu destinasi wisata di luar negeri yang paling dekat yaitu Malaysia karena Indonesia berbatasan langsung dengan Malaysia tepatnya di pulau Kalimantan. Banyak sekali akses darat menuju Malaysia melalui area perbatasan atau border area, salah satunya di kalbar yaitu Entikong. 

Baiklah kali ini saya akan berbagi sedikit pengalaman liburan akhir tahun bersama sahabat saya mengunjungi kota Kuching, serawak Malaysia. Karena saya tinggal di Entikong jadi alur perjalanannya dari Entikong ya
Monumen Pancasila di kantor Imigrasi Entikong setelah di renovasi dan di resmikan oleh presiden Jokowi

perjalanan dari Entikong menuju Kuching memakan waktu sekitar 2 jam tergantung situasi dan kondisi. Namun kemarin perjalanan kami menghabiskan waktu sekitar 3 jam dikarenakan minibus atau biasa di sebut ben yang kami tumpangi harus mengantar penumpang satu persatu jadi agak lama. Adapun biaya yang harus dikeluarkan dalam sekali perjalanan yaitu RM 15. Sebelum berangkat supir akan bertanya tujuan kita kemana, jadi kemarin aku bilang nya ke pasar kuching. Pasar kuching itu dekat dengan waterfront loh jadi sebelum check in ke hostel kami kuliner dulu di pasar.

Suasana Hero Hostel
 Tips ya buat kalian-kalian yang mau backpackeran atau jelong-jelong ke kuching dengan low-budget, pastikan akomodasi kalian tidak jauh dari waterfront ya biar hemat ongkos taxi kalo mau kemana-mana karena disekitar waterfront lumayan banyak spots untuk di kunjungi seperti chinahouse, Library, Museum Textile, Chinese Museum, Indian Street, Kampung Boyan, Fort Margherita dan masih banyak lain nya.aku kemarin nginapnya di Hero Hostel lumayan jauh dari Waterfront jadi kadang kalo capek pulang ke hostel pake taxi. Biaya taxi di sekitar kota RM 20 atau 15 gitu.
Foto di China House

Flickr Images